Nokia 5530 XpressMusic merupakan ponsel garapan perusahaan ternama Nokia yang mengusung model layar sentuh dengan OS Symbian versi 5, sama halnya seperti kakaknya (Nokia 5800), untuk mengakses fitur yang berada di ponsel ini kita cukup menyentuh dan sedikit menekan pada layar, maka layar akan merespon dengan menjalankan menu yang telah kita pilih, untuk penjelasan lebih lanjut, mari monggo dibacaa..
Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti.
1. Harga saat ini.
Sejatinya ponsel ini merupakan ponsel alternatif dari Nokia 5800, karena ponsel ini dipatok dengan harga lebih murah dibandingkan saudaranya, untuk bulan november 2009 ini, ponsel ini dipatok dengan harga Rp. 2.499.ooo, harga yang masuk akal mengingat banyaknya pemotongan fitur pada ponsel ini yang bila dibandingkan dengan saudaranya (Nokia 5800), bisa saja harga ponsel ini akan turun lagu sejalan dengan banyaknya ponsel berlayar sentuh dari Nokia yang akan keluar.
2. Kesan awal pada ponsel ini.
Kesan awal pasti ada setiap kita melihat sebuah ponsel, ponsel dengan model candybar layar sentuh ini memiliki desain yang terlihat lebih ‘mahal’ dibandingkan saudaranya, bandingkan dengan saudaranya yang menggunakan bahan dasar plastik, selain itu ukuran ponsel ini lebih kecil dan ramping dibandingkan saudaranya, jadi kesan elegan pada ponsel ini akan terlihat dengan bodinya yang ramping dan bahan penyusun bodi ponsel ini.
3. Kelebihan.
Untuk kelebihan, sudah terlihat jelas, bodi dan bahan penyusun ponsel ini akan memberikan kesan yang membuatnya terlihat ‘mahal’I, apalagi bodinya yang ramping dan kecil membuat ponsel ini pas di genggaman tangan kita, saat itu saya pernah mencoba memegang replika ponsel ini di toko ponsel, saya merasa ponsel ini lebih pas di genggaman dan tidak terlalu panjang sehingga saat kita ingin mengetik menggunakan virtual keyboarnya kita takkan mendapatkan kesulitan bila ingin menggunakan jari (bukan kuku), disamping bodinya yang ramping, ponsel ini juga memiliki keluaran loudspeaker yang besar dan bertenaga, ada kemiripan dengan Nokia 5800, namun yang saya tahu ponsel memiliki kualitas suara yang sedikit lebih berkualitas dibandingkan Nokia 5800, untuk urusan layar sentuh, walaupun memiliki layar resistive yang sama dengan Nokia 5800, namun pada ponsel ini kita akan menemukan layar yang lebih responsif dibandingkan Nokia 5800, kita cukup menempelkan jari kita sedikit maka ponsel ini akan merespon, disamping itu ponsel ini juga sudah memiliki beberapa peningkatan yaitu adanya kinetic scrolling pada beberapa menu di ponsel ini dan juga telah didukung dengan kemampuan Multi-Touch user interface, saya sendiri belum pernah merasakan multi-touch pada ponsel ini, namun kelihatannya fitur ini sangat berguna untuk ponsel layar sentuh apalagi bila kita ingin memainkan game yang menggunakan virtual gamepad pada game itu sendiri (bukan d-pad dari settingan ponsel), jadi kita takkan kesulitan bila ingin berlari sambil meloncat (pada assassin’s creed), home screen pada ponsel ini juga sudah mengalami peningkatan dibandingkan saudaranya yang terkesan kaku, pada ponsel ini, kita akan menemukan lebih banyak widget di layar utama, seperti widget musik, shortcut kontak hingga 20 nama dan juga susunan baru homescreen (tidak ada lagi icon dialler dan contact), selebihnya tak ada bedanya dengan Nokia 5800.
4. Kekurangan.
untuk kekurangan ponsel ini ialah :
•Tidak support 3G, apalagi 3.5G HSDPA
•Tidak ada lagi A- GPS Receiver nya.
•Kalau di bawah sinar matahari layarnya akan susah dilihat.
•Ukuran default huruf pada ponsel ini masih terlihat kecil, pasti karena layarnya yang kecil.
•Terkadang ada beberapa aplikasi dari pihak ketiga yang tidak bisa di-install pada ponsel ini.
•Hasil kameranya tak terlalu bagus, apalagi tanpa adanya lensa Tessar Carl Zeiss.
•Hasil rekaman videonya tak bagus, masih terdapat beberapa patah-patah.
•Tidak ada fungsi TV-out pada ponsel ini.
5. Kesimpulan.
Semua kembali pada selera para pengguna, bila kita menginginkan ponsel dengan ukuran mini dan desain yang ramping, maka ponsel ini adalah pilihan yang tepat, apalagi dengan banyaknya peningkatan fitur software pada ponsel ini membuat ponsel ini lebih berwarna ketimbang pendahulunya yang terlihat kaku dengan homescreennya, namun bila anda menginginkan ponsel dengan kecepatan data yang tinggi dan layar yang besar, ponsel ini sepertinya harus menjadi pilihan lain karena Nokia 5800 memiliki fitur lengkap ketimbang Nokia 5530, mengingat ponsel ini adalah ponsel alternatif, maka tak salah jika banyak pemangkasan pada sisi hardware (sampai bodinya pun dipangkas).
Demikianlah review saya mengenai ponsel ini, semua yang saya tulis di atas saya dapatkan dari berbagai sumber, adapun juga yang saya dapatkan sendiri karena saya sering melihat pameran ponsel dengan memegang replika, ataupun beberapa narasumber yang pernah menggunakan ponsel ini.
semoga ulasan saya di atas dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih telah membaca.

No comments:
Post a Comment